26 April 2016
(Cuplikan-cuplikan dari Buku Harian Faustina)
1. Tatkala aku mulai menari, tiba-tiba aku melihat Yesus di sisiku, Yesus tersiksa oleh rasa sakit. Pakaian-Nya dilucuti, dan tampak seluruh tubuh-Nya penuh dengan luka (9)
2. Aku melihat wajah Yesus yang sangat bersedih. Ada luka segar pada wajah-Nya (19).
3. Aku tidak akan ketinggalan satu langkah pun di belakang karena aku mengikuti Engkau, meskipun duri-duri melukai kakiku (70).
4. Aku berlari kepada luka-luka Yesus dan mengulangi kata-kata penyerahanku (83).
5. Dari samudra terang yang tak terhampiri, tampil Juru Selamat kita yang terkasih, yang tak terperikan indahnya dengan luka-luka-Nya bersinar (30).
6. Sesaat kemudian, luka-luka-Nya menghilang kecuali kelima luka, yakni luka pada kedua tangan, kedua kaki, dan pada lambung-Nya (36).
7. (Sabda Tuhan), "Putri-Ku, satukanlah dirimu erat-erat dengan-Ku selama kurban misa dan persembahkanlah Darah dan Luka-luka-Ku kepada Bapa sebagai pendamaian atas dosa-dosa kota itu. Ulangilah ini tanpa henti selama misa kudus. Lakukanlah ini selama tujuh hari" (39).
8. Di antara bumi dan sinar cemerlang ini, aku melihat Yesus, terpaku pada salib sedemikian rupa, sehingga kalau Allah ingin memandang bumi, Ia harus memandangnya melalui luka-luka Yesus (60).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar