Pendaftaran Gratis - Klik di Banner

header niko 728 x 90

Senin, 27 Juni 2016

Rahasia Kehidupan

RAHASIA KEHIDUPAN~(THE SECRET OF LIFE AND LOVE).-

Saat kita memberi, kita akan menerima.
Saat kita menolong orang lain, pada saat sama kita sedang menolong diri sendiri.

Apa yang kita lakukan untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan untuk diri kita sendiri.

Inilah rahasia kehidupan yang tersembunyi bagi banyak orang.
Bukan karena mereka tidak melihat kebenaran ini, tapi mereka tidak mempercayainya.

Karena itu banyak orang lebih berbahagia menerima daripada memberi.
Lebih suka ditolong daripada menolong.
Hidup hanya berpusat kepada diri sendiri.

Αda ilustrasi menarik,
seorang buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari. Tangan kanannya memegang tongkat, sementara tangan kirinya membawa lampu.
Pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan melihatnya.

Supaya tidak penasaran, pria itu bertanya,
"Mengapa anda berjalan membawa lampu?"
Orang buta itu menjawab, "Sebagai penerangan".
Dengan heran pria iτu bertanya lagi, "Tetapi, bukankah anda buta & tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?"
Orang buta itu tersenyum sambil menjawab, "Meski saya tidak bisa melihat, orang lain melihatnya. Selain membuat jalanan menjadi terang, hal ini juga menghindarkan orang lain untuk tidak menabrak saya!!"..

Disaat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri.

Kita diingatkan untuk tidak jemu2 berbuat baik.
Ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh berkah, berkelimpahan & hidup bahagia.

Meski demikian, rahasia kehidupan ini tersembunyi bagi orang2 yang egois, kikir, pelit & melakukan sesuatu berdasarkan apa yang untung bagi dirinya sendiri.
"Apa yang kita lakukan untuk orang lain, suatu saat pasti akan terjadi kepada kita"

Justice for Goverment

KESAKSIAN BASUKI TJAHAJA PURNAMA (AHOK)

Saya lahir di Gantung, desa Laskar Pelangi, di Belitung Timur, di dalam keluarga yang belum percaya kepada Tuhan. Beruntung sekali sejak kecil selalu dibawa ke Sekolah Minggu oleh kakek saya. Meskipun demikian, karena orang tua saya bukan seorang Kristen, ketika beranjak dewasa saya jarang ke gereja.

Saya melanjutkan SMA di Jakarta dan di sana mulai kembali ke gereja karena sekolah itu merupakan sebuah sekolah Kristen. Saat saya sudah menginjak pendidikan di Perguruan Tinggi, Mama yang sangat saya kasihi terserang penyakit gondok yang mengharuskan dioperasi. Saat itu saya walaupun sudah mulai pergi ke gereja, tapi masih suka bolos juga. Saya kemudian mengajak Mama ke gereja untuk didoakan, dan mujizat terjadi. Mama disembuhkan oleh-Nya! Itu merupakan titik balik kerohanian saya. Tidak lama kemudian Mama kembali ke Belitung, adapun saya yang sendiri di Jakarta mulai sering ke gereja mencari kebenaran akan Firman Tuhan.

Suatu hari, saat kami sedang sharing di gereja pada malam Minggu, saya mendengar Firman Tuhan dari seorang penginjil yang sangat luar biasa. Ia mengatakan bahwa Yesus itu kalau bukan Tuhan pasti merupakan orang gila. Mana ada orang yang mau menjalankan sesuatu yang sudah jelas tidak mengenakan bagi dia? Yesus telah membaca nubuatan para nabi yang mengatakan bahwa Ia akan menjadi Raja, tetapi Raja yang mati di antara para penjahat untuk menyelamatkan umat manusia, tetapi Ia masih mau menjalankannya! Itu terdengar seperti suatu hal yang biasa-biasa saja, tetapi bagi saya merupakan sebuah jawaban untuk alasan saya mempercayai Tuhan. Saya selalu berdoa “Tuhan, saya ingin mempercayai Tuhan, tapi saya ingin sebuah alasan yang masuk akal, cuma sekedar rasa doang saya tidak mau,” dan Tuhan telah memberikan PENCERAHAN kepada saya pada hari itu. Sejak itu saya semakin sering membaca Firman Tuhan dan saya mengalami Tuhan.

Setelah saya menamatkan pendidikan dan mendapat gelar Sarjana Teknik Geologi pada tahun 1989, saya pulang kampung dan menetap di Belitung. Saat itu Papa sedang sakit dan saya harus mengelola perusahaannya. Saya takut perusahaan Papa bangkrut, dan saya berdoa kepada Tuhan. Firman Tuhan yang pernah saya baca yang dulunya tidak saya mengerti, tiba-tiba menjadi rhema yang menguatkan dan mencerahkan, sehingga saya merasakan sebuah keintiman dengan Tuhan. Sejak itu saya kerajingan membaca Firman Tuhan. Seiring dengan itu, ada satu kerinduan di hati saya untuk menolong orang-orang yang kurang beruntung.

Papa saat masih belum percaya Tuhan pernah mengatakan, “Kita enggak mampu bantu orang miskin yang begitu banyak. Kalau satu milyar kita bagikan kepada orang akhirnya akan habis juga.” Setelah sering membaca Firman Tuhan, saya mulai mengerti bahwa charity berbeda dengan justice. Charity itu seperti orang Samaria yang baik hati, ia menolong orang yang dianiaya. Sedangkan justice, kita menjamin orang di sepanjang jalan dari Yerusalem ke Yerikho tidak ada lagi yang dirampok dan dianiaya. Hal ini yang memicu saya untuk memasuki dunia politik.

Pada awalnya saya juga merasa takut dan ragu-ragu mengingat saya seorang keturunan yang biasanya hanya berdagang. Tetapi setelah saya terus bergumul dengan Firman Tuhan, hampir semua Firman Tuhan yang saya baca menjadi rhema tentang justice. Termasuk di Yesaya 42 yang mengatakan Mesias membawa keadilan, yang dinyatakan di dalam sila kelima dalam Pancasila. Saya menyadari bahwa panggilan saya adalah justice. Berikutnya Tuhan bertanya, “Siapa yang mau Ku-utus?” Saya menjawab, “Tuhan, utuslah aku”.

Di dalam segala kekuatiran dan ketakutan, saya menemukan jawaban Tuhan di Yesaya 41. Di situ jelas sekali dibagi menjadi 4 perikop. Di perikop yang pertama, untuk ayat 1-7, disana dikatakan Tuhan membangkitkan seorang pembebas. Di dalam Alkitab berbahasa Inggris yang saya baca (The Daily Bible – Harvest House Publishers), ayat 1-4 mengatakan God’s providential control, jadi ini semua berada di dalam kuasa pengaturan Tuhan, bukan lagi manusia. Pada ayat 5-10 dikatakan Israel specially chosen, artinya Israel telah dipilih Tuhan secara khusus.
Jadi bukan saya yang memilih, tetapi Tuhan yang telah memilih saya. Pada ayat 11-16 dikatakan nothing to fear, saya yang saat itu merasa takut dan gentar begitu dikuatkan dengan ayat ini. Pada ayat 17-20 dikatakan needs to be provided, segala kebutuhan kita akan disediakan oleh-Nya. Perikop yang seringkali hanya dibaca sambil lalu saja, bisa menjadi rhema yang menguatkan untuk saya. Sungguh Allah kita luar biasa.

Di dalam berpolitik, yang paling sulit itu adalah kita berpolitik bukan dengan merusak rakyat, tetapi dengan mengajar mereka. Maka saya tidak pernah membawa makanan, membawa beras atau uang kepada rakyat. Tetapi saya selalu mengajarkan kepada rakyat untuk memilih pemimpin: yang pertama, bersih yang bisa membuktikan hartanya dari mana. Yang kedua, yang berani membuktikan secara transparan semua anggaran yang dia kelola. Dan yang ketiga, ia harus profesional, berarti menjadi pelayan masyarakat yang bisa dihubungi oleh masyarakat dan mau mendengar aspirasi masyarakat. Saya selalu memberi nomor telepon saya kepada masyarakat, bahkan saat saya menjabat sebagai bupati di Belitung. Pernah satu hari sampai ada seribu orang lebih yang menghubungi saya, dan saya menjawab semua pertanyaan mereka satu per satu secara pribadi. Tentu saja ada staf yang membantu saya mengetik dan menjawabnya, tetapi semua jawaban langsung berasal dari saya.

Pada saat saya mencalonkan diri menjadi Bupati di Belitung juga tidak mudah. Karena saya merupakan orang Tionghoa pertama yang mencalonkan diri di sana. Dan saya tidak sedikit menerima ancaman, hinaan bahkan cacian, persis dengan cerita yang ada pada Nehemia 4, saat Nehemia akan membangun tembok di atas puing-puing di tembok Yerusalem.

Hari ini saya ingin melayani Tuhan dengan membangun di Indonesia, supaya 4 pilar yang ada, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya wacana saja bagi Proklamator bangsa Indonesia, tetapi benar-benar menjadi pondasi untuk membangun rumah Indonesia untuk semua suku, agama dan ras. Hari ini banyak orang terjebak melihat realita dan tidak berani membangun. Hari ini saya sudah berhasil membangun itu di Bangka Belitung. Tetapi apa yang telah saya lakukan hanya dalam lingkup yang relatif kecil. Kalau Tuhan mengijinkan, saya ingin melakukannya di dalam skala yang lebih besar.

Saya berharap, suatu hari orang memilih Presiden atau Gubernur tidak lagi berdasarkan warna kulit, tetapi memilih berdasarkan karakter yang telah teruji benar-benar bersih, transparan, dan profesional. Itulah Indonesia yang telah dicita-citakan oleh Proklamator kita, yang diperjuangkan dengan pengorbanan darah dan nyawa. Tuhan memberkati Indonesia dan Tuhan memberkati Rakyat Indonesia.

God Bless us 😍💑

Minggu, 26 Juni 2016

SEMBUH DAN MENJADI MURNI

Paus Francis : Apa Yang Saya Lakukan Setiap Malam Sebelum Tidur

Paus Francis mengungkapkan bahwa dia selalu berdoa lima kali 'Bapa Kami' sebelum tidur setiap malam, satu 'Bapa Kami' untuk masing-masing luka Yesus. "Saya akan menceritakan pengalaman pribadi saya kepada Anda," ucap Paus Francis kepada umat beriman dan peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus. "Pada malam hari, sebelum tidur, saya selalu berdoa doa ini singkat, ' Tuhan, jika Engkau mau, Engkau dapat membuat saya menjadi murni kembali'. Dan saya berdoa lima 'Bapa kami,' satu untuk setiap luka Yesus, karena Yesus, kita telah dibersihkan oleh luka-lukanya."

"Jika saya bisa melakukan ini, maka Anda juga bisa, di rumah Anda, berkatalah kepada-Nya, 'Tuhan, bila Engkau mau, Engkau dapat membuat saya menjadi murni kembali' dan gambarkanlah luka Yesus, lalu katakan satu 'Bapa kami' untuk masing-masing luka itu. Yesus selalu mendengar kita," ujar Bapa Paus.

Orang yang sakit kusta dalam Injil "tidak hanya meminta untuk disembuhkan, tapi juga minta 'dibersihkan,' membuat badan dan batinnya menjadi sepenuhnya murni," jelas Paus Francis. "Memang, penyakit kusta dianggap semacam kutukan dari Allah. Si kusta harus menjauh dari semua orang. Ia tidak bisa masuk rumah ibadah atau tempat suci. Jauh dari Tuhan dan jauh dari orang-orang. Sangat menyedihkan sekali hidup sebagai orang-orang kusta dalam kehidupan ini."

Permohonan orang lepra itu mengajarkan kita bahwa ketika kita bertemu dengan Yesus, "kita tidak perlu untuk berbicara panjang lebar." Paus melanjutkan, "Cukup beberapa kata, asalkan kata-kata itu keluar dari keyakinan penuh pada kemahakuasaan-Nya dan kebaikan-Nya."

Yesus sangat tersentuh oleh iman dan kepercayaan orang ini. "Karena belas kasih, Yesus mengulurkan tangannya dan menyentuh dia, dan berkata kepadanya, 'Aku mau, jadilah murni' (Mrk 1:41). "Bertentangan dengan aturan dari hukum Musa, yang melarang siapa pun mendekati penyandang kusta" (lih Imamat 13: 45-46), Paus Francis menjelaskan, "Yesus malah membentang tangannya dan menyentuh dia."

"Seberapa sering kita benar-benar menerima orang miskin ketika ia datang kepada kita?," tanya Paus Francis. "Kita semua mungkin mempunyai sifat murah hati, kita juga mungkin memiliki rasa belas kasihan, tapi biasanya kita tidak mau menyentuhnya. Kita memberikan mereka uang, tapi biasanya kita melemparkannya disana, menghindari menyentuh tangannya. Dan kita lupa bahwa itu adalah tubuh Yesus. Yesus mengajarkan kita untuk tidak takut menyentuh orang-orang miskin dan terbuang, karena Dia ada di dalamnya."

Paus Francis kembali mengingatkan semua orang untuk memeriksa hati nurani mereka di akhir setiap hari sebelum tidur, berlutut di hadapan Allah dan berdoa, " Tuhan, jika Engkau mau, Engkau dapat membuat saya menjadi murni." Aleteia/Jeves

Kamis, 23 Juni 2016

Membeli Tuhan

Seorang anak-kecil membawa uang 1 Dolar keluar masuk toko..... Bolak-balik bertanya kepada pemilik toko : " Jual Tuhan tidak ?" 
Semua pemilik toko mengusir dia ..... Menganggap anak ini hanya pembuat keonaran saja.....
Menjelang malam dia masuk ketoko yang ke 29.....toko terakhir yang dia masuk.

Seorang tua umur sekitar 60 tahun an menerima dia dengan ramah, Menanyakan kepada anak itu :" Nak namamu siapa ? kamu mau beli Tuhan buat apa ? Coba kamu ceritakan !"
Anak itu menjawab: "Nama saya Bondi.....sejak kecil ke 2 orang tua saya sudah meninggal.....paman saya lah yang merawat saya selama ini.

Paman kerja diproyek... beberapa hari yang lalu dia jatuh dari lantai 3... Sekarang koma di rumah sakit..... Menurut dokter beliau itu sudah tidak punya harapan lagi... hanya TUHAN yang bisa menolongnya.....!
Dengan terisak isak si anak ini melanjutkan kisahnya ....
"Saya berpikir : Tuhan itu pasti "OBAT AJAIB".....maka itu saya mau beli Tuhan untuk menolong paman saya"

Mendengar cerita si Bondi...mata orang tua itu berlinang...dia berkata kepada Bondi : "Nak disini ada Tuhan dan kebetulan harganya 1 Dolar... tepat seperti uang yang kamu punya"
Dari lemarinya dikeluarkan sebotol minuman yang ada tulisan "KASIH TUHAN" (上帝之吻). Katanya: : "Ambilah ini nak...Paman mu akan sembuh setelah minum ini".....
Setelah mengucapkan terima-kasih .....dengan minuman itu si Bondi lari ke rumah sakit....
Sesampai di rumah sakit  Bondi berteriak teriak : " Paman...paman ....aku berhasil beli Tuhan... Setelah minum TUHAN, paman pasti sembuh !"
Beberapa hari kemudian ...ada 1 tim dokter rumah sakit terkenal datang ke rumah sakit itu  dengan peralatan yang canggih merawat paman Bondi... selang beberapa minggu kemudian... sembuhlah paman si Bondi.

Ketika akan meninggalkan rumah sakit..... begitu melihat tagihan perawatan nya paman Bondi hampir pingsan membaca biayanya yang sangat besar.
Namun pihak rumah sakit cepat cepat berkata kepada paman BONDI : "Tidak usah kuatir......Semua sudah dibayar oleh seorang tua.....Beliau itu dulu bos sebuah perusahaan besar... setelah pensiun dia membeli 1 toko di daerah sini..... usaha kecil kecilan untuk kesibukan saja..... Beliaulah yang memanggil tim dokter dan membiayain semuanya"

Mendengar penuturan pihak rumah sakit...paman dan Bondi buru2  pergi ketoko orang tua itu.. Menurut orang sekitar situ... toko nya baru saja dijual dan beliau sedang jalan2 keluar negeri...
Beberapa bulan kemudian, paman Bondi mendapat surat dari orang tua yang baik hati itu... Disurat nya tertulis : "Hai anak muda.... anda sangat beruntung punya keponakan si Bondi...dengan 1 Dolar Bondi pergi kemana mana mau beli Tuhan untuk menolongmu... Dialah yang menyambung nyawa anda...Tetapi anda harus ingat : TUHAN  sesungguhnya ada di HATI orang yang punya "KASIH" ..... !

# Bagikan cerita ini mungkin bisa dapat merubah dan menyentuh hati orang-orang yang belum mempunyai "KASIH" didalam Hidupnya !! Jadilah org yg penuh KASIH dng selalu berbagi .bagi yg membutuhkan..

Jumat, 17 Juni 2016

Memacu Semangat Hidup

🌅  _*PAGI adalah sebuah berkat yg indah, awalilah semuanya dg senyuman*_😊

_• ⬆Melihαt ke atαs - memρeroleh semαngαt untuk mαju._
_• ⬇Melihαt ke bαωαh - bersyukur αtαs semuα yg ada._
_• ↔Melihαt ke sαmρing - semαngαt kebersαmααn._
_• ↩Melihαt ke belαkαng - sebαgαi ρengαlαmαn berhαrgα._
_• 🔄Melihαt ke dαlαm - introsρeksi diri kita._
_• ➡Melihαt ke deραn - untuk menjαdi lebih bαik lagi._

🎹 _*KEHIDUPAN seperti deretan tuts piano:*_

⚪ _*KEBAHAGIAN putih*_                                                                     
⚫ _*KESEDIHAN hitam*_
                                                                               
_Tetapi di tangan *TUHAN*, putih/hitam telah  dirancang menjadi alunan melodi yg *INDAH*_🎼                          

❄ _Serahkan segalanya pada *TUHAN* semata karena *TUHAN* akan beri yg *BAIK DARI YG TERBAIK BUAT UMATNYA.*_

❄ _*Selamat menikmati hari ini dg percaya serta penuh syukur.*_

🔹 _*Delete* semua file *KEBENCIAN*_
🔹 _*Install* anti virus *EGOIS*_
🔹  _*Restart* kehidupan kita dg *CINTA*_
🔹 _*Refresh PRIBADI* kita_
🔹  _*Download KESABARAN*_
🔹 _*Upload* tingkah laku yg *BENAR*_
🔹  _*Jangan UNDANG pengalaman   BURUK*_
🔹  _*Copy Paste* semua pelajaran *BAIK*_

🔷  _*Loading* semua dg *DOA*, karena *jaringanNYA selalu ONLINE !!*_ 🙏

Good MorningAll  🍶🍵🌽🍒

Menghilangkan Kesombongan

       *Suatu hari*

_Aku meminta kepada Allah agar Allah mengangkat kesombongan dan keangkuhan yang ada padaku._

🍃Allah menjawab :
*“TIDAK.....!!*
Kamulah yang harus merendahkan hatimu, bertindak melayani bagi sesamamu, maka kesombongan dan keangkuhanmu pun akan hilang”.

_Aku meminta kepada Allah agar Allah memberikan kesabaran kepadaku._

🍃Allah menjawab :
*“TIDAK......!!*
Kesabaran bukan suatu pemberian cuma cuma.
Kesabaran harus dilatih, kesabaran adalah hasil masa sulitmu, renungkan lah firman-KU dan lakukanlah, maka kesabaranmu akan bertambah.”

_Aku meminta kepada Allah agar Allah mengangkat beban hidupku_

🍃Allah menjawab: :
*“TIDAK......!!*
Beban hidupmu menjauh kan kamu dari kesukaan duniawi dan membuat kamu tidak mengandalkan dirimu sendiri, melainkan *Aku*, sehingga membuat kamu lebih dekat kepada-KU.
Dan *Aku*, akan senantiasa menemani kamu dimasa sulitmu, serta memampu kan kamu melewati masa sulitmu.”

_Aku meminta agar Allah memberiku kebahagiaan._

🍃 Allah menjawab :
*“TIDAK.......!!*
*Aku* memberimu segala kebaikan , tergantung hatimu dalam bersyukur.”

_Aku meminta agar Allah membuat kehidupan rohaniku bertumbuh._

🍃 Allah menjawab :
*“TIDAK.......!!*
Kehidupan Rohanimu, kamulah yang harus membuatnya bertumbuh, dengan semakin seringnya engkau bersekutu dengan-KU, *Aku* akan menyirami nya, sehingga akan membuahkan hasil yang baik.”

_Aku meminta agar Allah menolongku untuk mengasihi sesama seperti Allah mengasihiku.._

🍃 *Allah menjawab* :
“HambaKU.... Inilah permintaaan terbaikmu hari ini, lakukanlah.....!!
Kasihilah sesamamu, pasti *AKU* akan menolongmu”...

~_Perbuatlah saling mengasihi dan saling menasehati dalam kebaikan, maka Allah akan memudahkan urusan kita.....!!_

👏 _Semoga kita diberi kemudahan utk berbuat baik

Senin, 13 Juni 2016

Pesan Paus Fransiskus

Dari *Sri Paus Fransiskus* yg sangat layak dibaca :

*MENJADi MANUSIA YANG BAHAGIA*

Alihbahasa oleh Rm. Ignatius Ismartono, SJ

"Engkau mungkin memiliki kekurangan, merasa gelisah dan kadangkala hidup tak tenteram, namun jangan lupa hidupmu adalah sebuah proyek terbesar di dunia ini. Hanya engkau yg sanggup menjaga agar tidak merosot.
Ada banyak org membutuhkanmu, mengagumimu dan mencintaimu.

Aku ingin mengingatkanmu bahwa menjadi bahagia bukan berarti memiliki *langit* tanpa *badai*, atau *jalan* tanpa *musibah*, atau *bekerja* tanpa *merasa letih*, ataupun *hubungan* tanpa *kekecewaan*.
Menjadi bahagia adalah mencari *kekuatan* utk *memaafkan*, mencari *harapan* dlm *perjuangan*, mencari *rasa aman* di saat *ketakutan*, mencari *kasih* di saat *perselisihan*.

Menjadi bahagia bukan hanya menyimpan *senyum*, tetapi juga mengolah *kesedihan*.

Bukan hanya mengenang *kejayaan*, melainkan juga belajar dari *kegagalan*.

Bukan hanya *bergembira* karena menerima *tepuk tangan meriah*, tetapi juga *bergembira* meskipun *tak ternama*.

Menjadi bahagia adalah mengakui bhw hidup ini *berharga*, meskipun banyak *tantangan, salah paham dan saat-saat krisis*.

Menjadi bahagia bukanlah sebuah takdir, yg tak terelakkan, melainkan sebuah kemenangan bagi mereka yg mampu menyongsongnya dgn menjadi diri sendiri.

Menjadi bahagia berarti berhenti memandang diri sebagai korban dr berbagai masalah, melainkan menjadi pelaku dalam sejarah itu sendiri.

Bukan hanya menyeberangi padang gurun yg berada diluar diri kita, tapi lebih dr pada itu, mampu mencari mata air dlm kekeringan batin kita.

Menjadi bahagia adalah mengucap syukur setiap pagi atas mukjizat kehidupan.

Menjadi bahagia bkn merasa takut atas perasaan kita. Melainkan bagaimana membawa diri kita. Utk menanggungnya dgn berani ketika diri kita ditolak.

Utk memiliki rasa *mantab* ketika *dikritik*, meskipun kritik itu tidak adil.

Dgn mencium anak2, merawat orang tua, menciptakan saat2 indah bersama sahabat2, meskipun mereka pernah menyakiti kita.

Menjadi bahagia berarti membiarkan hidup anak yg bebas, bahagia dan sederhana yg ada dlm diri kita; memiliki kedewasaan utk mengaku *"Saya Salah"*, & memiliki keberanian utk berkata *"Maafkan Saya"*...

Memiliki kepekaan utk mengutarakan "Aku membutuhkan kamu" ; memiliki kemampuan utk berkata "Aku....

Dgn demikian hidupmu menjadi sebuah taman yg penuh dengan kesempatan utk menjadi bahagia.

Di musim semi-mu, jadilah pecinta keriangan. Di musim dingin-mu, jadilah seorang sahabat kebijaksanaan.

Dan ketika engkau melakukan kesalahan, mulailah lagi dari awal. Dgn demikian engkau akan lebih bersemangat dlm menjalankan kehidupan.

Dan engkau akan mengerti bhw kebahagiaan bkn berarti memiliki kehidupan yg sempurna, melainkan menggunakan airmata utk menyirami toleransi, menggunakan kehilangan utk lebih memantabkan kesabaran, menggunakan kegagalan utk mengukir ketenangan hati, menggunakan penderitaan utk dijadikan landasaan kenikmatan, menggunakan kesulitan utk membuka jendela kecerdasan.

Jgn menyerah... Jgn berhenti mengasihi orang2 yg engkau cintai..... Jgn menyerah utk menjadi bahagia karena kehidupan adalah sebuah pertunjukan yg menakjubkan.

Dan engkau adalah seorang manusia yg luarbiasa!"

- *Paus Fransiskus* -

Rabu, 08 Juni 2016

Renungan Ringan

Renungan Pagi......,,......Demikian pula dgn kehidupan kita,
tidak selamanya harus melangkah ke depan terus,
t a p i terkadang kita harus perlu mundur selangkah untuk mengambil langkah yg lebih strategis.

Seringkali juga kita harus mengorbankan sesuatu milik kita yg berharga,
sesuatu yg menyakitkan & membuat akan lebih sedih.

Semua itu kita lakukan dgn sebuah kesadaran bahwa kesuksesan sejati itu membutuhkan pengorbanan

Jika hari² ini sepertinya kehidupan anda berjalan "mundur", m a k a jangan takut, apalagi stress,
t a p i pakailah waktu² ini sebagai bahan evaluasi untuk mengambil langkah yg lebih tepat untuk meraih masa depan yg jauh lebih baik.

Percayalah,
saat kita tetap melakukan yg terbaik,  sekalipun sepertinya belum menghasilkan apa²,
Sejatinya kita telah membangun masa depan yg penuh dgn kemenangan.

Teruslah bergerak,
Jangan diam,
Jangan menyerah !!!
Jika hidup kita adalah seumpama permainan catur, m a k a TUHAN-lah yg menggerakan semua biduk hidup anda. Selamat Pagi. Selamat Beraktivitas. Sehat dan Sukses selalu. GBU

Minggu, 05 Juni 2016

Cambuk yg Baik

Shalom, Happy Sunday.
KABAR BAIK...
29 Mei: DICAMBUK UNTUK PEMULIHAN ANDA
Yes 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh  ”

Di bawah Hukum Romawi pada jaman Alkitab, seorang penjahat dicambuk karena suatu kejahatan ringan dan kemudian dibebaskan, atau langsung disalibkan jika bersalah karena suatu kejahatan yang lebih besar. Tetapi YESUS sekaligus dicambuk dan disalibkan. Pontius Pilatus sebelumnya berharap setelah mencambuk YESUS dan memperlihatkan tubuh-Nya yang berdarah kepada banyak orang, mereka akan puas dan mau melepaskan-Nya. Tetapi orang banyak itu tidak mau dan bahkan menuntut penyaliban-Nya.
Jangan sesaatpun mengira bahwa orang banyak itu memiliki kuasa untuk menetapkan penderitaan seberat itu atas YESUS. Semua itu adalah bagian dari rencana Tuhan dan pencambukan itu dibutuhkan karena hanya oleh bilur-bilur-Nya kita disembuhkan.
Alat cambuk Romawi yang digunakan terbuat dari tali temali kulit yang ditanamkan kait-kait kaca, tulang dan logam. Hanya dengan satu cambukan alat itu akan melilit tubuh YESUS, dan menyebabkan kait-kait kaca, tulang dan logam itu menusuk dalam daging-Nya, dan menyingkapkan otot dan tulang. Sebenarnya, pemazmur berkata, “Mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku” (Maz 22:17-18) dan “di atas punggungku pembajak membajak, membuat panjang alur bajak mereka” (Maz 129:3).
Walaupun 39 adalah maksimal jumlah cambukan yang dapat diberikan atas seseorang menurut hukum Yahudi, tetapi saya yakin YESUS dicambuk lebih banyak dari jumlah itu karena orang Romawilah, yang kemungkinan besar tidak menghormati hukum Yahudi, yang melakukan pencambukan itu.
Apapun keadaannya, punggungnya pasti sudah berubah menjadi seonggok daging tercabik-cabik yang berdarah. Pada hari itu, darah YESUS mengalir dengan bebas dari tubuh-Nya untuk melepaskan Anda dari setiap jenis penyakit dan penderitaan jasmaniah. Tuhan mengijinkan setiap bilur itu ditimpakan atas tubuh Anak-Nya supaya tubuh Anda tidak perlu disiksa dengan sakit penyakit.
Sahabat, jika Anda sakit atau menderita suatu kondisi jasmaniah, ketahuilah bahwa YESUS menerima pencambukan itu sebagai pembayaran penuh supaya Anda bebas dari kondisi tersebut. Ia menanggung bilur-bilur itu supaya hari ini, tidak ada penyakit, wabah yang tersisa untuk Anda tanggung. Oleh bilur-bilur-Nya, Anda telah disembuhkan!

Renungan :
YESUS menanggung pencambukan yang mengerikan itu untuk membayar kebebasan Anda dari setiap jenis penyakit.

Grace to you.
JKB Jaringan Kabar Baik +6287821969633.

Dicium Paus, Penyakit Sembuh

DICIUM PAUS SEMBUH DARI KANKER

Seorang bayi bernama Gianna Masciantonio dari Philadelphia, Amerika Serikat dilaporkan mengalami kesembuhan dari penyakit tumor otak yang dideritanya, setelah sebelumnya dicium oleh Paus Fransiskus. Laporan in disampaikan oleh keluarga Masciantonio.

Menurut keluarga, sejak umur dua bulan, Gianna telah didiagnosa dokter, menderita tumor di batang otaknya. Dokter bahkan mengatakan, bahwa harapan hidup Gianna sangat kecil akibat penyakit yang menggerogotinya itu. Sampai suatu hari, kabar kedatangan Paus Fransiskus I ke Philadelphia berhembus. Melalui kerabatnya yang bekerja untuk FBI, pertemuan antara bayi Gianna dan sang pemuka agama Katolik pun diatur.

Digendong orangtuanya, Gianna berdiri di baris terdepan. Tanpa komando, Paus Fransiskus maju menghampiri bayi perempuan itu dan mencium ubun-ubun kepalanya. Tepat beberapa sentimeter dari lokasi bersarangnya benjolan mematikan tersebut. Dua bulan setelahnya, skan otak (MRI) menunjukkan tumor pada batang otak Gianna mengecil. Dokter pun menyampaikan kabar sukacita, bahwa Gianna kini mendekati tahap akhir penyembuhan.

Kisah ini terdengar hebat. Meski begitu, orangtua Gianna menegaskan mereka tidak bermaksud mengatakan kecupan sang Paus yang berjasa menyembuhkan putrinya. “Ciuman itu berarti lebih bagi keluarga saya daripada yang orang-orang bayangkan. Kecupan Paus Fransiskus memberikan kami harapan dan kekuatan (untuk memperjuangkan kesembuhan Gianna),” demikian keterangan dari pihak keluarga Gianna.

Ketika kabar kesembuhan Gianna juga sampai ke telinga Paus Fransiskus I, ia bersedia menandatangani potret dirinya mencium kening bayi yang sebelumnya dia tidak tahu telah mengidap tumor mematikan.

Jika anda percaya akan doa dan kuasa penuh Tuhan Yesus ucapkan "sembuhkanlah aku Yesus" maka Yesus akan menyembuhkanmu!

Selamat hari Minggu, Berkah Dalem

Sabtu, 04 Juni 2016

Kuasa menjadi Saksi Kristus

Kis 1:8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

1. Bagi kita yang telah percaya, dalam arti kata sudah dibaptis dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus, maka hal ini berarti Roh Kudus telah turun ke atas kita. Sesuai dengan janji Allah pada Kis 1:8, maka kita pun akan menerima kuasa dari Allah..

2. Kuasa apakah yang diberikan Allah kepada kita? Banyak sekali, misalnya kuasa untuk menyembuhkan orang sakit, kuasa untuk mengendalikan alam, kuasa atas dosa, kuasa atas roh jahat, dan kuasa atas kematian. Apakah kita diberi kuasa untuk melakukan berbagai mujizat tersebut? Hati-hati, janganlah mengejar mujizat; Tuhan Yesus melakukan mujizat hanya sebagai sarana untuk memperkenalkan keselamatan kepada orang banyak.

3. Kalau kita baca bagian berikutnya dari Kis 1:8, tertulis bahwa “kamu akan menjadi saksi-Ku”. Inilah sebenarnya yang menjadi tugas kita yaitu menjadi Saksi Kristus; untuk itulah maka kita pun diberikan-Nya kuasa yang memampukan kita dalam melakukan tugas ini.

4. Menjadi saksi Kristus berarti kita menceritakan semua yang telah dilakukan Yesus kepada kita. Secara sederhana hal ini berarti kita melakukan evangelisasi, yaitu memberitakan kabar baik kepada orang lain. Kabar baik itu tidak lain dan tidak bukan adalah Yesus sendiri.

5. Menjadi saksi Kristus itu perlu dimulai dari Yerusalem kita sendiri, yaitu dari keluarga sendiri, baru ke Yudea, yaitu ke saudara-saudara yang lain, baru ke Samaria, artinya ke tetangga, dan baru ke seluruh dunia.(kiriman dari seorang sahabatku)

Bersyukur & Pujilah Tuhan

KABAR BAIK...
DIGUGAH OLEH ROH
Im 2:11 “Suatu korban sajian yang kamu persembahkan kepada Tuhan janganlah diolah beragi, karena dari ragi atau dari madu tidak boleh kamu membakar sesuatupun sebagai korban api-apian bagi Tuhan”

Bayangkanlah diri Anda sedang berjalan melewati anak yang hilang, yang sedang duduk di kandang babi itu (Luk 15:11-24). Anda memandangnya dan melihatnya meneteskan air liur karena makanan babi itu. Karena percaya bahwa memang baik untuk memperlihatkan kemurahan, Anda memberikannya uang untuk membeli makan bagi dirinya.
Itulah kemurahan manusia yang yang mengatakan, “Aku adalah orang Kristen. Aku harus ramah, baik dan mengampuni”. Kemanisan atau kemurahan manusia seperti itu dapat disamakan dengan madu. Sementara kita memujinya, Tuhan memberitahukan umat-Nya untuk tidak membawa kepada-Nya persembahan gandum dengan madu di dalamnya.
Persembahan gandum berbicara tentang kehidupan YESUS di bumi. Tidak mencampurkan madu ke persembahan gandum yang berbicara tentang bagaimana belas kasihan dan kebaikan yang kita lihat dalam diri YESUS selama pelayanan-Nya di bumi sepenuhnya bersifat ilahi. Tidak ada “madu” kebaikan manusia yang ternoda oleh kelemahan manusia.
Jika ditinjau kembali, hal terburuk yang orang dapat lakukan kepada anak yang hilang itu adalah memberikan uang kepadanya saat ia berada dalam kandang babi. Bukan saja ia tidak akan pulang ke rumah, tetapi apa yang sedang Tuhan lakukan dalam hatinya juga akan rusak. Inilah yang terjadi jika kita lebih meninggikan kebaikan hati manusia daripada kebaikan Tuhan yang ada dalam hati kita, yang dituntun oleh kasih, hikmat dan waktu-Nya yang tepat.
Sahabat, Tuhan tidak ingin Anda digugah oleh apa yang Anda lihat tetapi oleh Roh-Nya. Ada begitu banyak orang kekurangan yang mengelilingi YESUS selama masa hidup-Nya di bumi. Tetapi Ia tidak memberi makan setiap orang yang kelaparan yang Ia lewati, atau membangkitkan semua orang yang mati. Yes 11:2-3 memberitahukan kita bahwa YESUS tidak digugah oleh apa yang Ia lihat atau dengar, Ia digugah hanya oleh Roh Kudus.
Anda juga memiliki Roh Kudus di dalam diri Anda (1 Kor 3:16). Biarlah Anda digugah oleh Roh-Nya. Ikutilah damai sejahtera yang Ia taruh dalam roh Anda untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Damai sejahtera itu adalah damai sejahtera Tuhan. Bertindak atas damai sejahtera akan menyebabkan Tuhan ditinggikan serta kebaikan dan kemurahan ilahi-Nya akan benar-benar menjadi berkat bagi Anda dan orang lain.

Renungan :
Jangan tergugah oleh manisnya kebaikan manusia tapi oleh Roh Tuhan.

Amin

Melayani Tuhan

Melayani Tuhan itu bukan mencari berkat tetapi menjadi berkat.
Melayani Tuhan itu bukan untuk dilihat orang tetapi supaya orang bisa melihat Dia yang kita Layani.
Melayani Tuhan itu bukanlah suatu pelampiasan melainkan suatu kerinduan.
Melayani Tuhan bukanlah suatu pilihan namun keharusan.
Melayani Tuhan adalah panggilan tertinggi dalam hidup ini,oleh karena itu melayani Tuhan bukanlah suatu beban melainkan suatu kehormatan.

Pujian dan kritikan tidaklah penting ketika fokus kita sungguh-sungguh untuk melayani Tuhan.Terkadang ketika kita menerima berkat,kita kerap kali melupakan kepada Pribadi yang memberikan berkat tersebut.Hidup ini bukan untuk mencari dan mengumpulkan berkat.Syukur atas apa yang kita punya,Punya Tuhan Yesus itu sudah lebih dari cukup.Teringat dengan tulisan "Jangan cinta harta dunia lebih dari Yesus"

Hidup bukanlah masalah mencari berkat dan bukan seberapa panjang umur kita,tetapi seberapa berdampak hidup kita bagi sesama yang atas semuanya itu Nama Tuhan yang diPuji dan diPermuliakan...
Selamat mlm..
Tuhan Yesus Memberkati🙏🏻

Pengetahuan & Tindakan

*_Pengetahuan dan Tindakan_*
*Poh Fang Chia*
Markus 10:17-27
Bagi manusia hal itu tdk mungkin, tetapi bukan dmk bagi Allah. Sebab segala sesuatu adlh mungkin bagi Allah. —Markus 10:27
Seorang filsuf Tiongkok, Han Feizi, memberikan komentarnya ttg kehidupan, “Mengetahui fakta itu mudah. Yg sulit adlh mengetahui bgmn bertindak sesuai fakta itu.” Seorang pria kaya dgn masalah tsb pernah datang kpd Yesus. Ia tahu betul hukum Musa dan yakin bahwa ia telah menaati semua perintah Allah sejak muda (Mrk. 10:20). Namun tampaknya ia penasaran apakah ada fakta-2 lain yg dikemukakan Yesus. “Guru yg baik, apa yg harus kuperbuat utk memperoleh hidup yg kekal?” (ay.17). Jawaban Yesus mengecewakan orang kaya itu. Yesus memerintahkannya utk menjual segala miliknya, memberikan uang hasil penjualan itu kpd orang miskin, lalu mengikuti Dia (ay.21). Yesus menyingkapkan sebuah fakta yg tak ingin didengar orang itu. Pria kaya itu lebih mencintai dan mengandalkan kekayaannya dr pd mempercayai Yesus. Perintah utk melepaskan jaminan keuangannya dan menjadi pengikut Yesus itu dianggapnya sbg risiko yg terlalu besar, maka ia pun pergi dgn sedih (ay.22). Apa yg dimaksud oleh Sang Guru? Murid2-Nya sendiri gempar dan bertanya, “Siapakah yg dapat diselamatkan?” Yesus menjawab, “Bagi manusia hal itu tdk mungkin, tetapi bukan dmk bagi Allah. Sebab segala sesuatu adlh mungkin bagi Allah” (ay.27). Yg dibutuhkan adlh keberanian dan iman. “Sebab jika kamu mengaku dgn mulutmu, bhw Yesus adlh Tuhan, dan percaya dlm hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan” .(Rm. 10:9).
Ya Allah, terima kasih utk kabar baik ttg Yesus. Beri kami keberanian utk menindak lanjuti kebenaran yg kami ketahui, dan utk menerima keselamatan yg Yesus berikan. Terima kasih karena Engkau memberi kami kekuatan utk bertindak menuruti fakta yg ada.
*Percayalah kpd Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat*. _Kis Ras 16:31_

Jumat Pertama /Jumper

Hari ini Bukan Jumat I Biasa
(RD Josep Susanto)

Kawanku yang baik, hari ini adalah Jumper, tapi bukan sembarangan Jumper loh,
sebab Jumper di bulan Juni dijadikan perayaan HATI KUDUS YESUS.

Apa sih sebenarnya yang mau dihayati di perayaan hari ini?

Bacaan-bacaan Kitab Suci dalam misa hari ini memberi kita petunjuk yang sangat jelas.

Kitab Nabi Yehezkiel mengungkapkan kualitas hati Allah yang sungguh luar biasa, sebagai gembala yang baik:

Yeh 34:16.
Yang hilang akan Kucari,
yang tersesat akan Kubawa pulang,
yang luka akan Kubalut,
yang sakit akan Kukuatkan,
serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi;
Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

Dari ayat ini tampak sekali kasih Allah yang begitu baik, tulus dan adil.

Semua orang baik yang sedang terpuruk ataupun mereka yang sedang berada  "di atas" memperoleh perHATIanNya.

Mulai dari mereka yang hilang, tersesat, sakit, sampai yang gemuk-kuat (baca: sehat, makmur dan sejahtera).

Gambaran Allah sebagai seorang gembala yang baik diperkuat lagi dengan Mazmur 23 yang secara luar biasa menggambarkan ungkapan manusia di bawah bimbingan Allah Sang gembala yang baik.
(Masih ingatkan lagu: Tuhan adalah gembalaku, tak kan kekurangan aku.... Itu Mazmur 23).

Lagi-lagi dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus sendiri mempertegas sekali lagi kualitas diri Allah sebagai gembala.

Di Lukas 15 kisahkan seorang gembala mencari 1 dombanya yang hilang dan meninggalkan yang 99 di padang gurun.

1 orang saja sangat berharga di mata Allah, tidak penting apakah keadaannya mau kaya, makmur, susah, sakit, suci, ataupun berdosas sekalipun.

Yang penting dicari dulu sampi ketemu.

Mungkin 1 orang itu adalah SAYA atau ANDA.

Meski dompet lagi tebel karena baru gajian (banyak godaan untuk kuliner dan shoping), tetapi usahakanlah menghadiri Misa Jumper nanti siang di kantor atau nanti sore di paroki-paroki terdekat.

Biarkan dirimu ditemukan, disembuhkan, dipulihkan, dilindungi dan dibimbing oleh Allah.

Selamat Jumat Pertama
kawanku yang baik.
Terimalah kasih dan pengampunan yang mengalir dari HatiNya yang Maha Kudus.

Rabu, 01 Juni 2016

Bersyukur & Pujilah Tuhan

KABAR BAIK...
DIGUGAH OLEH ROH
Im 2:11 “Suatu korban sajian yang kamu persembahkan kepada Tuhan janganlah diolah beragi, karena dari ragi atau dari madu tidak boleh kamu membakar sesuatupun sebagai korban api-apian bagi Tuhan”

Bayangkanlah diri Anda sedang berjalan melewati anak yang hilang, yang sedang duduk di kandang babi itu (Luk 15:11-24). Anda memandangnya dan melihatnya meneteskan air liur karena makanan babi itu. Karena percaya bahwa memang baik untuk memperlihatkan kemurahan, Anda memberikannya uang untuk membeli makan bagi dirinya.
Itulah kemurahan manusia yang yang mengatakan, “Aku adalah orang Kristen. Aku harus ramah, baik dan mengampuni”. Kemanisan atau kemurahan manusia seperti itu dapat disamakan dengan madu. Sementara kita memujinya, Tuhan memberitahukan umat-Nya untuk tidak membawa kepada-Nya persembahan gandum dengan madu di dalamnya.
Persembahan gandum berbicara tentang kehidupan YESUS di bumi. Tidak mencampurkan madu ke persembahan gandum yang berbicara tentang bagaimana belas kasihan dan kebaikan yang kita lihat dalam diri YESUS selama pelayanan-Nya di bumi sepenuhnya bersifat ilahi. Tidak ada “madu” kebaikan manusia yang ternoda oleh kelemahan manusia.
Jika ditinjau kembali, hal terburuk yang orang dapat lakukan kepada anak yang hilang itu adalah memberikan uang kepadanya saat ia berada dalam kandang babi. Bukan saja ia tidak akan pulang ke rumah, tetapi apa yang sedang Tuhan lakukan dalam hatinya juga akan rusak. Inilah yang terjadi jika kita lebih meninggikan kebaikan hati manusia daripada kebaikan Tuhan yang ada dalam hati kita, yang dituntun oleh kasih, hikmat dan waktu-Nya yang tepat.
Sahabat, Tuhan tidak ingin Anda digugah oleh apa yang Anda lihat tetapi oleh Roh-Nya. Ada begitu banyak orang kekurangan yang mengelilingi YESUS selama masa hidup-Nya di bumi. Tetapi Ia tidak memberi makan setiap orang yang kelaparan yang Ia lewati, atau membangkitkan semua orang yang mati. Yes 11:2-3 memberitahukan kita bahwa YESUS tidak digugah oleh apa yang Ia lihat atau dengar, Ia digugah hanya oleh Roh Kudus.
Anda juga memiliki Roh Kudus di dalam diri Anda (1 Kor 3:16). Biarlah Anda digugah oleh Roh-Nya. Ikutilah damai sejahtera yang Ia taruh dalam roh Anda untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Damai sejahtera itu adalah damai sejahtera Tuhan. Bertindak atas damai sejahtera akan menyebabkan Tuhan ditinggikan serta kebaikan dan kemurahan ilahi-Nya akan benar-benar menjadi berkat bagi Anda dan orang lain.

Renungan :
Jangan tergugah oleh manisnya kebaikan manusia tapi oleh Roh Tuhan.

Amin

Kabar Baik


1 Juni:
                   DIGUGAH OLEH ROH
Im 2:11 “Suatu korban sajian yang kamu persembahkan kepada Tuhan janganlah diolah beragi, karena dari ragi atau dari madu tidak boleh kamu membakar sesuatupun sebagai korban api-apian bagi Tuhan”

Bayangkanlah diri Anda sedang berjalan melewati anak yang hilang, yang sedang duduk di kandang babi itu (Luk 15:11-24). Anda memandangnya dan melihatnya meneteskan air liur karena makanan babi itu. Karena percaya bahwa memang baik untuk memperlihatkan kemurahan, Anda memberikannya uang untuk membeli makan bagi dirinya.
Itulah kemurahan manusia yang yang mengatakan, “Aku adalah orang Kristen. Aku harus ramah, baik dan mengampuni”. Kemanisan atau kemurahan manusia seperti itu dapat disamakan dengan madu. Sementara kita memujinya, Tuhan memberitahukan umat-Nya untuk tidak membawa kepada-Nya persembahan gandum dengan madu di dalamnya.
Persembahan gandum berbicara tentang kehidupan YESUS di bumi. Tidak mencampurkan madu ke persembahan gandum yang berbicara tentang bagaimana belas kasihan dan kebaikan yang kita lihat dalam diri YESUS selama pelayanan-Nya di bumi sepenuhnya bersifat ilahi. Tidak ada “madu” kebaikan manusia yang ternoda oleh kelemahan manusia.
Jika ditinjau kembali, hal terburuk yang orang dapat lakukan kepada anak yang hilang itu adalah memberikan uang kepadanya saat ia berada dalam kandang babi. Bukan saja ia tidak akan pulang ke rumah, tetapi apa yang sedang Tuhan lakukan dalam hatinya juga akan rusak. Inilah yang terjadi jika kita lebih meninggikan kebaikan hati manusia daripada kebaikan Tuhan yang ada dalam hati kita, yang dituntun oleh kasih, hikmat dan waktu-Nya yang tepat.
Sahabat, Tuhan tidak ingin Anda digugah oleh apa yang Anda lihat tetapi oleh Roh-Nya. Ada begitu banyak orang kekurangan yang mengelilingi YESUS selama masa hidup-Nya di bumi. Tetapi Ia tidak memberi makan setiap orang yang kelaparan yang Ia lewati, atau membangkitkan semua orang yang mati. Yes 11:2-3 memberitahukan kita bahwa YESUS tidak digugah oleh apa yang Ia lihat atau dengar, Ia digugah hanya oleh Roh Kudus.
Anda juga memiliki Roh Kudus di dalam diri Anda (1 Kor 3:16). Biarlah Anda digugah oleh Roh-Nya. Ikutilah damai sejahtera yang Ia taruh dalam roh Anda untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Damai sejahtera itu adalah damai sejahtera Tuhan. Bertindak atas damai sejahtera akan menyebabkan Tuhan ditinggikan serta kebaikan dan kemurahan ilahi-Nya akan benar-benar menjadi berkat bagi Anda dan orang lain.

Renungan :
Jangan tergugah oleh manisnya kebaikan manusia tapi oleh Roh Tuhan.