Pernahkah kita mengalami hidup tanpa dialog? Selama seseorang hidup pasti ada dialog.
Dialog atau berkomunikasi selalu terjadi, entah verbal (melalui percakapan) ataupun non verbal (melalui bahasa tubuh). Dialog dapat terjadi dlm keluarga (suami & isteri, ortu & anak, sesama saudara dll), dlm pelayanan, dengan sesama teman/sahabat, dlm bermasyarakat dsb.
Saat berdialog apakah yang sering kita lakukan? Apakah kita menjadi pendengar yang baik atau sebaliknya kita menjadi pembicara yang baik? Coba dlm sehari kita merenungkan apakah dialog kita yang kita percakapkan sesuatu yg berguna, bermanfaat, membangun serta menguatkan satu dengan yang lain. Atau malah sebaliknya yang kita percakapkan sesuatu yang mendatangkan dosa, kutuk dan malapetaka.
Saudara/i ku yang terkasih dlm Tuhan dan yang dikasihi Tuhan Yesus, hendaknya setiap kita cepat utk mendengar tetapi lambat utk berkata-kata. Ukuran kedewasaan iman serta keintiman seseorang dengan Tuhan, dapat dilihat dan tersirat dari dialog yg dilakukan. Semakin dalam hubungan kita dengan Kristus maka semakin banyak kita berdiam diri dan mendengarkan apa yang hendak Tuhan sampaikan dlm hidup kita.
Yakobus 1:19 ,26
Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.
Hendaklah kita menjadi Maria yang selalu duduk dekat dikaki Yesus, berdiam diri dan dengan tekun mendengarkan arahan dan perkataan Tuhan yg ingin disampaikanNYA.
Lukas 10:42
Tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Tetap semangat, cari dan kejar Tuhan Yesus dalam kehausan lapar akan DIA. Mat pg Gbu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar