Pendaftaran Gratis - Klik di Banner

header niko 728 x 90

Kamis, 19 Mei 2016

Pernikahan Menurut Musa dan Yesus

Jum'at  20 - 05 - 16

Yak 5 :9-12.      Mark 10:1-12

Shalom,
Pd jaman Musa,adat istiadat bangsa Yahudi sngt dikuasai oleh kaum laki2. Wnt hanya dianggap sbg milik laki2 : seblm menikah dia milik ayahnya, setlh menikah milik suaminya.Tanpa ada laki2 yg melindungi, saat itu kaum wnt sngt rentan diperlakukan dg buruk. Untk memberi keadilan kepd para wnt,Musa memerintahkan bhw seorg suami yg mau meninggalkan istrinya, dia hrs menulis srt cerai yg pd intinya berisi pernyataan untk melepaskan haknya atas istrinya itu.Dg dmkn status wnt itu menjadi jelas.Tdk ditinggalkan bgt saja n tdk berhak untk mendpt kan laki2 lain yg mau melindunginya
Peraturan inilah yg dijadikan dasar org Yahudi 'se akan2' Musa mengijinkan adanya perceraian.
Ketika Kristus ditanyakan ttg hal ini,Dia mengambil ayat dr Kitab Kejadian yg.  merupakan kitab pertama dr Taurat Musa: 'sebab itu laki2 akan meninggalkan ayah n ibunya n bersatu dg istrinya, shg keduanya menjadi satu  daging.Dmknlah mrk bkn lg dua, melainkan satu' (Kej 2: 24).
Dg dmkn Kristus mau menunjukkan apa yg sbnrnya dikehendaki Allah. Kl kita mau menghormati Allah, tentu kita jg hrs mau menghormati apa yg. tlh dianugerahkanNya, apa yg menjadi karyaNya.Dg dmkn apa yg telah dipersatukan Allah, tdk blh diceraikan oleh manusia.
Bhw Musa 'terpaksa' membuat peraturan ttg surat cerai,hal itu krn adat istiadat saat itu yg bgt memihak kepd laki2.Tujuannya adlh memberi keadilan kepd kaum istri n bkn untk mempermudah adanya perceraian.

Firman Tuhan  yg tdk menghendaki adanya perceraian pd kenyataannya srg kali dirasakan menjadi beban yg sngt berat,khususnya kalau diantara suami istri sdh terjadi ketidak cocokan yg parah dlm cara berpikir, pd saat terjadi penghianatan dlsb.
Untuk mengatasi persoalan ini,Yakobus mengingatkan kita semua,untk sll bersyukur n bersabar :Janganlah ber sungut2 n slg mempersalahkan,spy km jangan dihukum.Sesungguhnya Hakim tlh berdiri diambang pintu.Saudara2, turutilah teladan penderitaan n kesabaran para nabi yg tlh berbicara demi nama Tuhan (Yak 5:9-10).
Para nabi jg mengalami bnyk pencobaan sklpn mrk hdp dlm kekudusan. Krn melalui pencobaan2 itulah Tuhan justru menyempurnakan kita semua.

Menyatukan diri didlm kasih n selalu setia sepaanjang hidup pasti bkn hal yg mudah n selalu indah. Krn itu didlm pernikahan mutlak diperlukan kehadiran Tuhan. Dialah yg selalu mengingatkan akan janji pernikahan kita.Dialah yg dg kasih n kuasaNya  membimbing n mengarahkan kita untk lbh mau mengerti dp mengharap dimengerti, lbh mau mencintai dp menuntut  dicintai serta lbh mau melayani dp memintaa dilayani.
YbU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar