Kis. 18 : 9-18. Yoh 16 :20-23a
Shalom,
Seblm Kristus menyerahkan diri untuk menebus dosa-dosa manusia, Dia berpesan:'kamu akan berduka cita tetapi duka citamu akan berubah menjadi suka cita. Seorg perempuan berduka cita saat ia melahirkan,tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya'.
Para rasul sangat sedih dan terpukul saat Kristus wafat disalib.Tetapi mereka menjadi sangat gembira ketika Kristus menampakkan diri setelah kebangkitanNya.
Para rasul kemudia merasa sangat kehilangan ketika Kristus naik kesurga,tetapi ketika Roh Kudus turun atas mereka, semangat, harapan dan sukacita mereka menjadi penuh. Mereka tahu apa yang harus mereka lakukan dan mereka sadar bahwa apa yang mereka lakukan tidak akan sia-sia. Suatu kepastian dalam iman mereka peroleh : dengan kebangkitan Kristus dari alam maut, suatu saat nanti mereka akan berkumpul lagi dengan Kristus dialam keabadian. Kematian bukan lagi akhir tragis dari kehidupan manusia tetapi jalan menuju persatuan abadi dengan Dia yg sangat mencintai kita.
Korintus adalah ibu kota provinsi Akhaya. Kota ini merupakan pelabuhan utama Yunani dan merupakan pusat keagamaan, perdagangan dan kebudayaan. Ketika Paulus berada dikota besar itu, dia mendapat tantangan keras dari orang-orang Yahudi yang menganggap dia menyebarkan aliran sesat yang menentang Taurat. Paulus sempat bimbang dan bingung apa yang harus dia lakukan.Tetapi Tuhan meneguhkan dia dan menyemangati dia untuk tidak diam dann hanyut dalam keraguan.
Dikemudian hari ternyata di Korintus ini, dikota yang sekaku sibuk dan banyak ditempati para pelacur (sebagaimana umumnya kota pelabuhan), banyak orang mau bertobat dan memberi diri dibaptis.
Seperti Tuhan meneguhkan Paulus di Korintus, hari ini Kristus meneguhkan kita untuk tidak gentar dalam mengahdapi tantangan dan godaan untuk hidup dalam kekudusan, untuk tetap percaya dan setia kepada jalan-jalanNya. Memang segala tantangan akan membuat kita ada dalam kesulitan yang sangat mungkin membuat kita menderita. Akan tetapi penderitaan itu tidak akan lama dan tidak akan ada artinya dibandingkan dengan suka cita, kebahagiaan dan kedamaiaan abadi yang akan dianugerahkan Tuhan kepada mereka yang setia.
Seperti seorang wanita yang menderita sakit saat melahirkan, setelah proses kelahiran berlalu dia akan mengalami suka cita berkepanjangan karena hadirnya suatu kehidupan baru : kehidupan dirinya sebagai. Ibu dan kehidupan anaknya yang sangat membutuhkan kasih dan perlindungannya.
Marilah kita dalam 9 hari ini secara khusus memohon kepada Tuhan, agar semakin dimampukan untuk lebih dapat mengalami dan mengikuti bimbingan Roh Kudus, karena Dialah yg akan mengubah cara berpikir dan sikap hati kita sehingga kita menjadi orang-orang yg 'baru' dalam menyikapi segala persoalan hidup , sehingga damai sejahtera akan kita peroleh baik saat ini maupun dialam baka. Terima kasih, Tuhan Yesus Menyertai. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar