Kamis 26 - 05 - 2016
1 Petr 2 :2-5, 9-12. Mark 10: 46-52
Shalom,
Ketika Bartimeus mendengar Kristus datang kekotanya, Yerikho, dia ber seru2 : 'Yesus anak Daud,kasihanilah Aku'.
Kalau dia tdk berseru,Kristus yg sdg dikelilingi banyak org,tdk akan melihat dia shg dia akan tetap buta.
Didlm kehidupan,kadang kita berhadapan dg berbagai persoalan yg membuat kita berada dlm kegelapan,shg kita spt org buta : kekecewaan yg mendalam terhadap keluarga atau tmn dekat, kesulitan ekonomi / masalah dlm pekerjaan,sakit penyakit yg menyiksa n tdk sembuh2 dlsb. Situasi yg sulit spt itu menjadikan kita hdp dlm kegelapan.
Dlm situasi yg spt ini, marilah kita mengikuti apa yg dilakukan Bartimeus. Dia berseru dg kuat memohon pertolongan Kristus mskpn org banyak melarangnya.
Ketika Kristus mengijinkan dia menghampiriNya, seblm dia tahu apa yg akan diperbuat Kristus, tanpa ragu dia meninggalkan jubahnya.
Bagi seorg buta spt dia,ditengah kerumunan bnyk org, kalau saja matanya tdk sembuh, sdh pasti dia akan kehilangan jubahnya, pdhl jubah itu satu2nya yg melindungi dia dr sengatan mata hari pd siang hari n menghangatkan dia diwkt malam.
Hal ini menunjukkan bgmn Bartimeus sngt yakin bhw Kristus mau n mampu mencelikkan matanya.
Apakah kita juga punya iman spt Bartimeus? Tdk sukar untuk berteriak kencang meminta pertolongan Kristus, ttp apakah kita mau meneladani Bartimeus yg berani meninggalkan jubah saat dtg kepd Kristus? Maukah kita menanggalkan sgl cara berpikir n sikap hati yg lama, untuk mengikuti sgl petunjukNya?
Maukah kita memaafkan org yg mengecewakan/ menyakitkan kita shg dg hati yg jernih kita dpt melihat jalan keluar yg ditunjukkan Kristus?
Dlm kesulitan ekonomi,maukah kita tetap bertekun dlm doa n tetap teguh dlm kejujuran mskpn org2 disekitar kita mentertawakan iman n pengharapan kita akan pertolongan Tuhan?
Ketika menghadapi sakit penyakit, maukah kita tetap percaya bhw dlm sgl perkara Tuhan ikut campur untuk kebaikan kita? Dg kepercayaan itu, kita tdk menyesali n marah kepd Tuhan, yg justru dpt menjadi tambahan beban bg jiwa n roh kita.
Setlh disembuhkan, Bartimeus mengikuti Kristus. Dia menjadi muridNya untk bersiap suatu saat akan diutus Gurunya.
St Petrus mengatakan bhw kita adlah org2 pilihan Allah yg tlh dipanggil Kristus dr kegelapan hidup lama (1 Petr 2:9).Dg dmkn ketika kita sadar bhw dg kasih n kuasaNya yg ajaib,Kristus tlh menolong kita, sepantasnya kita mau bersaksi ttg Siapa Kristus dan apa yg tlh diajarkanNya.
Kita dpt bersaksi bkn hanya dg kata2 yg sngt mgkn tdk akan didengarkan atau mlhn menjadi bahan olok2an bg mrk yg blm percaya kepd Kristus, ttp kita dpt bersaksi dg perbuatan2 baik, perbuatan dg dasar kasih yg tulus.Dg dmkn org2 yg semula mentertawakan bahkan menista kita, akan melihat hasil perbuatan kita yg baik shg pd saatnya mrk pun dpt menjadi org2 yg percaya (1 Petr 2:12).
Bartimeus,seorg pengemis di Yerikho yg bukan siapa2 n yg tdk punya apa2, dicatat namanya didlm Alkitab krn dia berani berseru kepd Kristus mskpn dilarang. Berani mengambil tindakan iman seblm tahu apa yg akan diperbuat Kristus saat memanggilnya.Bartimeus dicatat untk menjadi teladan krn dia tahu bersyukur kepd Penyelamatnya yaitu dg tekun mengikuti Kristus.
Semoga kitapun mau mengikuti apa yg dilakukan Bartimeus.
Dalam Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar