BERZIARAH KE LOURDES (11 MEI 2016): SEORANG ANAK PEREMPUAN TUNA RUNGU (TULI) DAPAT MENDENGAR KEMBALI TANPA ALAT BANTU DENGAR DAN BERBICARA LANCAR.
Dalam peziarahan di Lourdes, seorang anak perempuan tuna rungu (tuli) berusia 7 tahun dari wilayah Liguria, Italia, menerima rahmat kesembuhan dapat mendengar kembali tanpa alat bantu dengar. Hal itu terjadi pada tanggal 11 Mei pukul 20.30. Anak perempuan itu menyerahkan alat bantu dengar di telinganya kepada ibunya dan mengatakan: "Aku tidak memerlukan itu lagi sebab aku dapat mendengar". Kejadian ajaib ini diceritakan kepada Tempi oleh Giuseppe Secondi, penanggungjawab Unitalsi bagian Milan barat-daya, yang ikut dalam peziarahan itu dan menjadi saksi.
Ibu dari anak perempuan yang lahir prematur pada Hari Natal, 25 Desember 2009, memutuskan untuk berziarah ke Lourdes sebagai tanda syukur kepada Bunda Maria atas keluarga yang bahagia dan bagi keselamatan anak perempuannya itu. "Kehendaknya berziarah begitu besar sehingga mereka berangkat dari Liguria tanggal 8 Mei untuk tidur di bandara Malpensa, dari mana kami berangkat pukul 6 pagi keesokan harinya." Tanggal 11 Mei setelah mendaraskan doa-doa, Misa harian dan mandi di kolam, anak perempuan itu menanggalkan alat bantu dengarnya dan berbicara dengan lancar. "Pukul 21.00 keluarga ini memanggil saya untuk segera turun menemui mereka. Saya pikir terjadi sesuatu yang parah, sebaliknya, mereka menceritakan kepada saya tentang anak perempuan yang dapat mendengar tanpa alat bantu dan berbicara lancar. Pada awalnya, kami tidak percaya, maka berulang kali kami memanggil nama anak perempuan ini dengan suara rendah dan ia mampu mendengar. Dan ia berbicara dengan lancar."
Pada pagi hari berikutnya, sebelum pergi ke Bureau des Constatations Medicales di Lourdes untuk memulai penelitian dan mempercayakan kepada para dokter atas apa yang telah terjadi, "saya membawa anak perempuan ini ke gua Maria, tetapi anak perempuan ini meminta diantar ke patung Maria dengan mahkota: Bundaku punya mahkota di kepalanya." "Lalu kami beranjak ke patung Maria dimahkotai dan saya menyuruh dia untuk menyalami Bunda, dan ia mengatakan: "Aku bersyukur kepadamu atas apa yang telah kau perbuat". Saya pun terkejut.
Di dalam ruangan dokter, di hadapan sebuah patung Bunda Maria bermahkota, ia berseru: "Ia adalah Bunda Maria!". Para dokter di sana telah mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada anak perempuan ini bersama ibunya dan "mereka telah menjatuhkan beberapa koin ke lantai untuk memastikan bahwa memang anak ini mampu bereaksi atas bunyi itu". Para dokter Italia juga telah memastikan kepulihan pendengaran anak itu dan juga organ-organ yang telah membaik.
Semoga, kita yang belum bisa Ziarah ke Lourdes tetapi percaya dalam doa-doa kita, juga mendapat berkat, akan apa yg kita butuhkan, kesembuhan dan pertobatan. Amin
Kamis, 19 Mei 2016
ZIARAH KE LOURDES
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar